Takut Dihack Amerika, China Kembangkan Sistem Operasi Sendiri Pengganti Windows Untuk Militer - Rubika Media ~ Temukan Hal Menarik Di Sini

Friday, May 31, 2019

Takut Dihack Amerika, China Kembangkan Sistem Operasi Sendiri Pengganti Windows Untuk Militer




Rubika - Belum sampai diperalihannya Huawei dengan sistem operasi Android Google dan mengumumkan sistem operasi bernama Hongmeng. Sekarang Pemerintah China akan memutuskan untuk mengembangkan sistem operasi mereka sendiri yang akan menggantikan Windows Microsoft yang saat ini dipakai oleh militer mereka.

Walapun tidak ada rilisan secara resmi melalui media pemerintah sebagaimana biasa, info ini dikabarkan oleh majalah militer berbasis di Kanada, Kanwa Asian Defence.

Dikutip dari majalah tersebut, militer China tidak akan berpindah dari Windows ke LINUX, melainkan akan mengembangkan sebuah Sistem Operasi sendiri.

Meningkatnya perang dagang Tiongkok dan Amerika Serikat, masing masing negara ini melakukan boikot dan mewanti-wanti kemungkinan penyusupan dan hacking terhadap data data yang mereka miliki melalui sistem operasi.

Informasi ini juga dibenarkan oleh Snowden, Shadow Brokers dan Vault7, bahwa Beijing sangat peduli dengan perangkat-perangkat hacking Amerika yang banyak dan kuat, yang tersedia mulai dari SmartTV hingga server berbasis LINUX, dari router hingga sistem operasi yang umum seperti Windows dan Mac.

Dan Amerika Serikat hampir dapat melakukan hack atau melakukan penyusupan ke perangkat apapun, sehingga pemerintah China berencana mengadopsi pendekatan “security by obscurity” (keamanan dengan menghindari ketidakjelasan), dan berencana menjalankan sistem operasi yang akan membuat mereka menjadi lebih kuat dari mata-mata luar.

Mandat pengembangkan sistem Operasi yang baru untuk menggantikan Windows  akan dibebankan kepada sebuah grup yang mereka namakan “Internet Security Information Leadership Grup”, dikutip dari Epoch Times.

Grup itu bertanggung jawab langsung ke Central Committee of the Chinese Communist Party (CCP), dan akan bersifat terpisah dari instasi militer dan intelijen.

Serupa dengan bagaimana United States Cyber Command (Komando Siber Amerika Serikat) beroperasi sebagai instansi yang terpisah di dalam Departemen Pertahanan Amerika, terpisah dan independen dari lembaga-lembaga militer dan intelijen Amerika Serikat lainnya.
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done