IoT Sebagai Pelopor Revolusi Industri 4.0 - Rubika Media ~ Temukan Hal Menarik Di Sini

Thursday, May 16, 2019

IoT Sebagai Pelopor Revolusi Industri 4.0


Rubika - Internet of things (IoT) membantu mengubah bisnis secara digital di mana data yang perlu dikumpulkan dari sejumlah perangkat yang tidak mudah diakses, atau sulit untuk terus dipantau dan diperbaiki.

Integrasi ke dalam berbagai industri, termasuk industri tradisional, membantu mengembangkan dan memodernisasi tenaga kerja, strategi bisnis, dan cara bisnis beroperasi. Perusahaan yang mengadopsi IoT ke dalam bisnis mereka mendapatkan keunggulan kompetitif dibandingkan mereka yang tidak mampu atau tidak mau beradaptasi dengan perubahan teknologi.

IoT secara digital mengubah beberapa industri yang paling kuno, keberhasilan yang sebelumnya bergantung pada proses manual. Manufaktur, pertanian, dan pengiriman adalah contoh industri yang telah ada selama ratusan, jika tidak ribuan tahun. Mereka semua berevolusi dari waktu ke waktu seiring teknologi baru telah muncul, dan IoT saat ini memimpin lompatan terbesar dalam evolusi ini.

Revolusi industri pertama terjadi antara pertengahan 1700-an dan awal 1800-an, dan menandai transisi ke proses manufaktur baru. Penggunaan tenaga uap dan pengembangan permesinan baru mendorong pertumbuhan bisnis secara menyeluruh, dengan “orang awam” kelas menengah menemukan peluang untuk memperbaiki peran pekerjaan dan bisnis mereka dengan menjauh dari proses manual di masa lalu.

Revolusi industri kedua, Revolusi Teknologi, terjadi pada akhir 1800-an dan membawa kemajuan dalam teknologi manufaktur dan produksi seperti sistem pembuangan limbah, jaringan kereta api dan telegraf. Revolusi ini mengarah ke tingkat globalisasi yang baru, karena orang, barang, dan gagasan dapat melakukan perjalanan lebih bebas daripada sebelumnya.

Revolusi industri ketiga adalah yang pertama yang benar-benar dapat disebut "digital." Berlangsung pada tahun 1970-an dan 80-an, revolusi ini ditandai dengan meluasnya penggunaan komputer mini dan komputer pribadi di tempat kerja, menggantikan lebih banyak teknologi manual seperti mesin tik dan mesin ketik.

Dan sekarang kita berada di puncaknya, revolusi industri keempat, sebagian besar berkat IoT(Internet of Things). Setiap revolusi industri sebelumnya telah secara drastis mengurangi sifat melelahkan dari industri sebelumnya, dan IoT sudah mulai melakukan hal yang sama. Tidak hanya itu, tetapi memungkinkan bisnis untuk berperilaku dengan cara yang lebih cerdas, membuat keputusan yang informatif dan proaktif yang didasarkan pada data konkret. IoT telah menyebabkan gelombang besar data, dan kemampuan untuk mengumpulkan dan menyebar lebih banyak lagi. Perangkat pribadi, seperti ponsel dan tablet, selain peningkatan daya tahan pakai, rumah pintar dan adopsi teknologi pintar di tempat kerja (termasuk pabrik, pabrik pengiriman, rumah sakit, dll.) Berarti bahwa ada potensi lebih banyak data untuk ada di ujung jari bisnis sekarang daripada sebelumnya, selama mereka terbuka untuk mengambil keuntungan dari itu. Paduan hal ini dengan keunggulan komputasi “cloud”, alat data besar, dan teknologi analitik, serta teknologi baru seperti edge computing dan mesh network, dan perusahaan dapat mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, mengirim, dan memodelkan dengan harga terjangkau, mudah diakses, dan, yang terpenting, adalah cepat.

Aplikasi praktis IoT sudah ada di sejumlah industri, dan kemungkinan bagaimana IoT dapat mengembangkan bisnis semakin meningkat. Sebagai contoh, petani sekarang dapat menggunakan sensor untuk memeriksa kesejahteraan dan hasil panen mereka untuk mengoptimalkan hasil, daripada mengandalkan pengetahuan sejarah, pola cuaca yang diprediksi dan, sejujurnya, nyali mereka. Perusahaan manufaktur dapat memantau kinerja mesin dengan menggunakan kembar digital, memungkinkan pendekatan proaktif, daripada reaktif, yang dapat menghilangkan waktu henti yang tidak perlu dan ketidak efisienan di antara tenaga kerja mereka.

Lalu seperti apakah detail IoT (Internet of Things) itu?

Internet of things (IoT) adalah suatu jaringan yang terdiri dari objek apa pun dengan sakelar on/off yang terhubung ke internet. Mesin terhubung ke mesin dan perangkat lain melalui sensor, berbagi data dan informasi satu sama lain. Jaringan perangkat ini dapat terhubung dengan setiap objek  untuk berbagi data tentang bagaimana ia bekerja dan melihat lingkungan di mana ia ada.

IoT memungkinkan mesin mengumpulkan data tanpa campur tangan manusia. Dengan menghubungkan berbagai hal, dan meruntuhkan sistem lama dimana manusia harus memberikan informasi ke sistem untuk dapat bekerja lebih cerdas. Tidak hanya seseorang dapat memantau, menangkap, dan berbagi semua data yang diperlukan di dunia, sistem mesin malah menjadi mandiri atau bekerja sendiri dengan saling berhubungan.

Dengan menghubungkan perangkat ke internet, dan satu sama lain, informasi dapat dibagikan dan digunakan untuk mempengaruhi perangkat lain di jaringan. Ini memungkinkan objek kita untuk berperilaku lebih cerdas dan, pada saatnya, berperilaku lebih efisien. Ada objek yang terhubung yang dapat mengumpulkan data dan mengirimkannya kembali ke sumber jaringan atau database, atau ke objek lain. Ada perangkat lain yang menerima data dari sumber jaringan atau database, dan kemudian melakukan tugas atau tindakan berdasarkan informasi itu. Dan ada perangkat lain yang mengirim dan menerima informasi. Data ini dikumpulkan melalui sensor.

Mungkin lain kali kami akan bahas tentang apa itu sensor lebih detail.


Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done